Jikalau bukan semesta yang menegaskan dan memperlihatkan yang buruk itu, barangkali saya sudah menyesal seumur hidup.
Wilayah Perbatasan Indonesia yang Kaya Pemanfataan Sumber Daya
“Pengembangan wilayah perbatasan, tentunya harus dilakukan secara berkelanjutan. Kawasan perbatasan di Boven Digoel dan Marauke, Papua dapat menjadi contoh untuk menumbuhkan generasi masyarakat perbatasan agar memiliki daya pikir yang kreatif dan mandiri.”
Pentingkah Gerakan Feminisme dan Anti Feminisme?
Setiap orang punya makna ‘kebebasan’ masing-masing. Kamu pilih mana?
Mikroplastik dan Rusaknya Ekosistem Laut
“Mikroplastik di laut tak ubahnya seperti monster kecil yang setiap saat dapat merusak ekosistem di dalamnya.”
Ruangbaca dan Perasaan yang Sulit Dijelaskan
“Ruangbaca selalu membuka mata saya lebih lebar. Kebahagiaan ada di mana-mana. Tak peduli semesta memberikan apa, tak peduli masalalu seburuk apa, sebab masih ada harapan selama kita masih diberi kuasa untuk tetap bertahan.”
Setahun Jadi Jurnalis, Apa yang Berubah?
“Yang kita butuhkan adalah kenyamanan dalam bekerja. Orang-orang di dalamnya mampu memahami satu sama lain, tidak ada sekat-sekat dan semuanya berkumpul dalam lingkaran keluarga.”
Sebuah Pengakuan Paling Jujur
Malam ini hujan turun cukup deras. Aku bingung mau menulis tentang apa kali ini. Sudah lama sekali tak mengisi blog. Terhitung sejak kau datang mengisi hari-hari dalam pikirku. Hingga hanya kau yang ada. Hingga aku lupa segalanya. Hingga…kau pergi dan aku yakin kau tak akan pernah datang lagi. Jangan pikir macam-macam dulu. Ini bukan surat, …
Slow Life, Bekerja Tanpa Beban
Baru-baru ini saya selesai membaca sebuah artikel tentang mengapa sih kita itu harus dituntut untuk bekerja keras di bawah tekanan, padahal kita sebenarnya bisa menikmati sejenak waktu yang kita punya setiap harinya. Mengutip ulasan tirto.id, Forbes mencatat, hasil survei Harvard Business School, sekitar 94% profesional bekerja lebih dari 50 jam per minggu. WHO menyatakan, 1 …
Garap Novel Baru
Saya bukanlah penulis hebat seperti yang ada dibayangan kawan-kawan. Sejujurnya, saya masih amatir, masih sangat baru di dunia kepenulisan utamanya dalam menulis novel. Terakhir, saya menulis novel pertama di tahun 2015 yang diterbitkan secara indie. Membacanya kembali, saya malu sendiri, kok ada ya cerita seburuk ini dijadikan sebagai novel. Saya rasanya ingin merevisinya habis-habisan! Sejak …
Menolak Kesempatan
Pagi itu, kebiasaan saya sebelum keluar liputan, saya mencuri waktu untuk browsing di internet terkait bahan-bahan liputan yang akan kutulis. Kebiasaan itu kulakukan di rektorat kampus. Tiba-tiba saya teringat sebuah tweet yang disebarkan oleh salah seorang senior di grup WhatsApp. Tweet itu ditulis oleh redaktur media online yang cukup terkenal. Dalam tweetnya, ia menginformasikan bahwa …


