Traveling

Teman Hidup Traveloka: Eksplor ‘Sang Mutiara’ di Ujung Timur Indonesia

“Di momen tesis kayak gini, seru kali ya kalau kita healing sejenak untuk menyegarkan pikiran?” kataku pada seorang teman. Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang sedang berjuang mengerjakan tesis, adalah hal yang wajar jika butuh liburan. 

“Yaudah sok atuh… keliling Jogja udah beres itu liburan. Emang mau healing kemana lagi?” 

“Raja Ampat!” Jawabku spontan tanpa basa-basi.

Temanku lantas tertawa. Menganggap ucapanku tadi hanyalah lelucon belaka. “Mimpi aja dulu, kan. Ya, siapa tahu beneran ke Raja Ampat pas besok bangun tidur,” timpalnya dengan nada sedikit ejekan. 

Raja Ampat. Keinginan untuk mengunjungi tempat itu masih sama besarnya sejak 7 tahun lalu menjadi salah satu wishlist tempat wisata yang wajib saya kunjungi. Budget liburan ke sana memang cukup besar. Biaya pesawat, penginapan, transportasi lokal, akomodasi, dan lain-lain adalah hal yang juga harus dipersiapkan dengan matang. Bagi seorang mahasiswa seperti saya yang bekerja sambil kuliah, liburan ke Raja Ampat hanya bisa dianggap sebuah mimpi yang harus disimpan dahulu seperti kata teman saya tadi.

“Tapi, kenapa harus Raja Ampat? Jauh banget healingnya. Entar hilang baru tahu rasa,” celetuknya. Saya lalu membuka handphone dan menyodorkan sebuah gambar. 

“Tuh lihat! Bagus kan?”

Sebuah gambar bukit Piaynemo yang indah. Dari atas bukit, kita bisa melihat tanaman hijau bertumbuh di atas gundukan karst yang tersusun rapih. Saling berjarak satu sama lain di atas laut hijau kebiruan. Pertanda flora dan fauna hidup di dalamnya. Di tambah lagi dengan langit biru bercampur awan putih membentang luas. Ya, itulah dia, Raja Ampat yang terletak di Papua Barat, Indonesia.

Betapa beruntungnya mereka yang sudah mengunjungi pulau dengan ribuan terumbu karang ini. Melalui Raja Ampat, saya menyadari satu hal bahwa Indonesia punya keindahan dan kekayaan alam yang jauh lebih memukau dari negara lainnya.

Sejak saat itu, Raja Ampat masuk ke dalam wishlist destinasi wisata yang harus saya kunjungi. Bersama Teman Hidup Traveloka, inilah impianku: mengeksplor ‘sang mutiara’ di ujung timur Indonesia

Mengenal Raja Ampat

Siapa sih yang tidak mengenal Raja Ampat? Saya yakin, semua orang pasti tahu pulau satu ini. Sebelum merencanakan liburan ke pulau ini, saya terlebih dahulu melakukan riset kecil-kecilan untuk mengenal lebih dekat Raja Ampat. Dengan banyak mengetahui tentang destinasi wisata yang akan saya kunjungi, tentu akan membuat perjalanan saya tanpa hambatan. 

Secara garis besar, Raja Ampat memiliki 610 pulau dengan penduduk 31.000 jiwa. Hal yang menarik adalah dari ratusan pulau itu, hanya 35 saja yang berpenghuni dan sisanya tidak memiliki nama. Artinya, sebagian besar pulau-pulau di sana masih sangat alami. Pantas saja, banyak orang yang mau datang melihat keindahan alamnya. Termasuk saya sendiri. 

Kepulauan Raja Ampat terletak di jantung pusat segitiga karang dunia (Coral Triangle). Kepulauan ini berada di bagian paling barat pulau induk Papua, Indonesia, membentang di area seluas kurang lebih 4,6 juta hektar. 

Melihat posisinya di kawasan segitiga terumbu karang, yang tepat pada pusat keragaman terumbu karang dunia, maka laut di Kepulauan Raja Ampat diindikasikan sebagai kawasan yang paling kaya keragaman hayatinya di dunia.

Pusat Keanekaragaman Hayati Laut Dunia​

Ekosistem alam Papua seperti mengandung daya hipnotis yang kuat. Tidak salah jika kepulauan Raja Ampat dijadikan sebagai objek wisata. Bahkan, diklaim sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia karena kelengkapan flora dan fauna bawah airnya. Bagi pecinta laut, pasti Raja Ampat adalah impian. 

Raja Ampat memiliki kekayaan dan keunikan spesies yang tinggi dengan ribuan jenis ikan, ratusan jenis moluska (hewan lunak) dan jenis hewan karang. Tidak hanya jenis-jenis ikan, Raja Ampat juga kaya akan keanekaragaman terumbu karang, hamparan padang lamun, hutan mangrove, dan pantai tebing berbatu yang indah. Berikut jumlah flora dan fauna bawah air yang ada di Raja Ampat, terdapat:

SmartSelect_20221009-150835_Canva
45
JENIS HEWAN KARANG
SmartSelect_20221009-150733_Canva
300
JENIS IKAN
SmartSelect_20221009-150756_Canva
1
JENIS MOLUSCA
SmartSelect_20221009-150823_Canva
0
JENIS PENYU
SmartSelect_20221009-150744_Canva
1
JENIS MAMALIA LAUT

Masyarakat Lokal

Sebelum ke Raja Ampat, tentu saya juga harus mengetahui bagaimana karakteristik, praktik keagamaan, dan adat istiadat masyarakat setempat.

Saat berkunjung, bersikap peka dengan menghormati budaya, keseharian, dan kepercayaan mereka adalah sebuah keharusan. Misalnya, mengenakan pakaian yang sopan dan bersikap ramah terhadap para penduduk. Rata-rata, penduduk Raja Ampat memiliki sifat ramah, rendah hati, dan murah senyum.

Dari segi bahasa, anggota masyarakat Raja Ampat berkomunikasi menggunakan bahasa daerah dengan beragam dialeknya kepada sesama penduduk. Selain  itu, untuk berkomunikasi dengan pendatang ataupun pengunjung, biasanya mereka menggunakan Bahasa Indonesia. Namun, saat ini sudah banyak juga yang mempelajari bahasa asing seperti Bahasa Inggris karena banyaknya turis-turis asing yang datang berkunjung. 

Penduduk Raja Ampat adalah pemeluk Islam dan Kristen. Seringkali di dalam satu keluarga atau marga terdapat anggota yang memeluk salah satu dari dua agama tersebut. Inilah yang menjadikan masyarakat Raja Ampat tetap rukun walaupun berbeda keyakinan.

Unsplash.com

Oh iya, selain hari-hari besar keagamaan, hari Minggu adalah hari yang penting bagi umat Kristen, sementara Jum’at dianggap sebagai hari peribadatan. Oleh karena itu, kalau kita datang di hari-hari tersebut, hormatilah kebiasaan warga setempat dengan tidak mengganggu proses peribadatan. Apalagi dengan memaksakan aktivitas wisata di hari-hari tersebut. Karena para penduduk pasti akan sibuk dengan upacara keagamaan dan berkumpul dengan keluarga. 

Transportasi Wisata

Sebagai sarana penunjang pariwisata di Indonesia, peran transportasi sangatlah penting. Karena Kepulauan Raja Ampat hampir 90% adalah laut, maka transportasi yang diperlukan adalah kapal wisata, seperti Kapal Pinisi dan Kapal Yacht. Kapal ini akan membawa kita untuk menjangkau daerah-daerah pedesaan, pulau terpencil, dan wilayah di perbatasan di Raja Ampat. Biasanya, mereka menawarkan kegiatan wisata hopping island yaitu berpindah-pindah dari satu pulau ke pulau lainnya.  Namun, seiring meningkatnya jumlah wisatawan datang ke Raja Ampat, makin meningkat pula jenis kapal yang ada di sana. 

Unsplash.com

Alasanku Ingin
ke Raja Ampat

Bagi saya, tidak ada alasan untuk tidak ke Raja Ampat– destinasi wisata impian setiap orang. Tidaklah berlebihan jika orang-orang menjulukinya sebagai surga terakhir di bumi. Selain alasan keindahan, sebenarnya ada alasan lain mengapa saya ingin mengunjungi pulau ini. 

1. Mempelajari Kebudayaannya yang Unik

Seperti yang kita tahu kalau Indonesia itu memiliki keragaman budaya, tak terkecuali di kepulauan Raja Ampat. Saya selalu tertarik dengan keberagaman budaya di setiap daerah di Indonesia. Ada 742 bahasa dan sekitar 478 suku yang ada di Indonesia. Dengan mempelajari budaya, kita bisa mengenal lebih dekat beragam masyarakat secara sosio kultural.  

Meski telah banyak pendatang, namun masih banyak juga suku asli yang bermukim di kepulauan Raja Ampat. Umumnya, mereka terbagi ke dalam tiga suku, yaitu Suku Moi, Suku Biak, dan Suku Amer. Mereka punya kebudayaan yang unik, kepercayaan, dan hubungan kekerabatan yang kuat.

Sebagai seseorang yang lahir dan tumbuh di daerah perkotaan, saya selalu penasaran dengan kehidupan sosio kultural di daerah pesisir. Apalagi penduduk yang tinggal di pedalaman, di mana masih jauh dari pengaruh budaya luar. Hmm… jadi penasaran gimana sih keseharian mereka. 

Suku pedalaman/unsplash.com
Suku pedalaman/unsplash.com

2. Mencoba Kuliner Khas Tradisional

Papeda dengan ikan kuah kuning/shutterstock.com
Ulat sagu/shutterstock.com

Tiap daerah punya kuliner khasnya masing-masing. Raja Ampat sendiri punya makanan pokok tradisional, yaitu “Papeda” yang diolah dari sagu. Kata orang-orang, menu makanan ini wajib dicoba saat berkunjung ke Raja Ampat. Kalau di Makassar (saya sendiri asli Makassar), namanya kapurung. Bedanya, Papeda ini biasanya dicampur dengan ikan kuah kuning. Sementara kapurung dicampur aneka macam sayuran.

Selain Papeda, ada juga kuliner lain yang jarang ditemukan di tempat lain, seperti cacing laut dan ulat sagu. Cacing laut ini sudah jadi cemilan sehari-hari penduduk di sana. Kebetulan, saya adalah tipe orang yang senang mencoba makanan yang belum pernah saya coba sebelumnya. 

Tapi, tak perlu khawatir dengan rasanya. Makhluk kecil ini tidak akan dimakan hidup-hidup kok. Katanya, ketika sudah matang, rasanya gurih, dan teksturnya kenyal mirip gurita. Duh, jadi pengen coba gimana rasanya. 

3. Staycation Sambil Menikmati Keindahan Raja Ampat

Saya selalu membayangkan sebuah tempat tinggal dengan pemadangan laut yang memukau terbentang luas di hadapannya. Saya pikir, itu hanya ada di luar negeri saja seperti di Maldives misalnya. Tapi ternyata, ada di Indonesia dan Raja Ampat-lah tempatnya. Pulau yang hampir 90 persen wilayahnya merupakan laut. 

Tentu saja, saya sudah memilih beberapa hotel dan holiday stays yang bisa menjadi pertimbangan untuk menginap di Raja Ampat. Berikut ini beberapa rekomendasi pilihan saya lengkap dengan pemandangan laut dan terumbu karang yang eksotis. 

Raja Ampat Dive Lodge

Raja Ampat Dive Lodge atau disingkat RADL terletak di Pulau Mansuar, Kepulauan Raja Ampat. Saya memilih resort satu ini karena menyajikan dua nuansa berbeda dalam satu tempat. Di penginapan ini, saya akan mendapatkan nuansa etnik Bali dalam suasana hutan topis dan pantai pasir putih Raja Ampat. Jadi kita bisa menikmati Raja Ampat tapi ada suasana Bali-nya juga!

Dari dermaga, kita dapat menikmati pemandangan pulau yang tertutup hutan tropis berpadu dengan birunya air laut yang jernih. Sepanjang perjalanan dari dermaga menuju pintu masuk penginapan, kita akan dimanjakan dengan pemandangan bawah laut Raja Ampat. Penginapan ini menawarkan 27 ruangan yang terdiri dari 20 bungalow dan 7 ruangan standar. Fasilitasnya juga lengkap, mulai dari pendingin ruangan hingga pengering rambut semua tersedia.

Saya juga tidak akan merasa jenuh menginap di RADL, karena menyediakan fasilitas snorkeling. Jadi, selain menikmati hutan tropis, saya juga bisa melihat secara langsung dunia di bawah laut. Seru sekali, bukan?

Untuk info lebih lanjut, langsung saja ke aplikasi traveloka dengan klik gambar di bawah ini, ya..

Waiwo Dive Resort Raja Ampat

Waiwo Dive Resort Raja Ampat masuk ke dalam daftar pilihan hotel terbaik versi saya. Letaknya di Pulau Waigeo, yang merupakan pulau terbesar di Raja Ampat. Nampak dari luar, resort ini menciptakan suasana hutan tropis yang asri. Jejeran pohon besar mengelilingi bangunannya serta tanaman bunga yang indah di halaman. 

Namun, saat menatap keluar, kita akan dimanjakan oleh pemandangan laut yang terbentang luas serta pasir putih yang hangat di siang hari. Membayangkannya saja, saya sudah seperti berada di tengah-tengah alam sambil menikmati suara burung liar berkicau. Yang saya sukai dari tempat ini, karena untuk sampai ke Waiwo Dive tidak perlu memakan waktu lama. Cukup 5 menit berkendara dari bandara dan 15 menit dari pelabuhan kita sudah sampai.

 

Fasilitasnya sudah tidak diragukan lagi pokoknya. Restoran akan menyiapkan makanan laut dan sayuran yang ditangkap langsung dari habitatnya. Ada pula makanan khas tradisional Raja Ampat yang akan menjadi santapan utama saya. 

Jika kamu juga tertarik dengan resort ini, klik gambar di bawah ini untuk info lebih lanjut.

Meridian Adventure Marina Club & Resort Waisai

Penginapan terakhir yang menjadi andalan saya adalah Meridian Adventure Marina Club & Resort Waisai. Dari namanya saja, kita sudah bisa menebak lokasinya, ialah di Waisai. Sebuah pulau ternama di Raja Ampat yang kaya akan keindahan alamnya. Resort bintang lima ini sangat peduli dengan lingkungan dan mempertimbangkan dampak lingkungan dalam setiap aspek pengoperasiannya. Ini yang membuat saya kagum dengan resort satu ini. 

Misalnya saja, resort ini tidak menggunakan botol air minum plastik dalam melayani para tamunya. Selain itu, juga merancang kapal selam khusus dengan peralatan berteknologi tinggi yang tentunya ramah lingkungan. Di sini, juga ada pelatihan khusus buat para penyelam pemula dan yang ingin meningkatkan keahlian scuba diving. Peralatannya cukup canggih dan akan diajar oleh ahlinya. 

 

Tidak usah bertanya-tanya tentang akomodasinya, karena di sini super lengkap dan mewah. Yah, namanya juga bintang lima. Ada kolam renang, Mangrove Deck, Bar & Restoran Mewah, hingga Spa.  

Kalau penasaran, info lebih lanjut silahkan klik gambar di bawah ini.

Pulau Wisata Raja Ampat

Ketika datang ke Raja Ampat, saya tentu tidak hanya berdiam di penginapan saja. Bagian terbaik dari liburan di Raja Ampat adalah mengunjungi pulau-pulau wisata yang eksotis. Wisata Hopping Island ini sayang untuk dilewatkan. Nah, berikut ini wishlist pulau wisata yang ingin saya kunjungi ketika di Raja Ampat. 

Bukit Piaynemo

Sepertinya naik tangga di pulau Piaynemo ini bakalan seru. Ada 320 tangga yang akan dilewati. Memang melelahkan, tapi, pas sampai ke puncak, rasa lelah terbayar dengan panorama alam yang mengagumkan. Kita akan diajak untuk menikmati gundukan pulau-pulau karst kecil dari atas bukit. Air laut yang biru mengelilingi pulau-pulau. Dibalut dengan cuaca tropis khas pesisir. Tidak cukup melihat pemandangan, kita juga bisa ‘nyemplung‘ ke dalam untuk menikmati sejuknya berenang di lautan biru Raja Ampat. 

Bukit Piaynemo ini sangat mudah diakses. Karena merupakan pulau yang berada paling depan saat kita menjelajah wisata di Raja Ampat. Jadi, saat menjelajah pulau, wisatawan biasanya singgah di pulau ini terlebuh dahulu, lalu berangkat ke pulau tujuan. 

Pulau Rufas

Pulau Rufas ini juga menjadi salah satu primadona para wisawatan. Kenapa? Potensi wisata dari pulau ini ternyata menyembunyikan sebuah laguna cantik di dalamya. Dari Piaynemo, kita hanya perlu berkendara menggunakan boat beberapa menit ke kiri sudah sampai ke pulau ini. Sepanjang perjalanan, kita akan menyaksikan pemandangan gugusan karang yang menjulang. 

Nah, ketika boat berbelok di sebuah celah dua karang yang menjulang, arus air mendadak lebih tenang. Saat itulah kita sudah masuk ke laguna cantik berpagar karang yang membukit di sekelilingnya. 

Tampak dari seberang jalur masuk, kita akan melihat dua buah rumah tradisional Raja Ampat yang berdiri persis di pinggir laguna. Rumah yang terbuat dari batang dan daun sagu itu merupakan milik warga yang kemudian disewakan.

 

Sedangkan jika menyebrang terus ke kiri dari jalur masuk, ada sebuah demaga sederhana dan jalur pendakian bukit karang. Bukit itu bisa menjadi spot terbaik untuk menikmati laguna dan pulau Rufas dari ketinggian.

Pulau Wayag

Nah, Wayag ini merupakan pulau terjauh dari Raja Ampat yang wajib jadi desitnasi utama. Butuh perjalanan sekitar empat sampai lima jam untuk sampai ke pulau ini menggunakan speedboat

Pulau ini merupakan ikon Raja Ampat. Airnya sangat jernih, sehingga kita bisa melihat segala jenis ikan yang ada di pulau ini.  Untuk bisa melihat view Raja Ampat secara keseluruhan, perlu melakukan pendakian terlebih dahulu. Biasanya, banyak pendaki yang berlibur ke Raja Ampat dengan membawa peralatan pendakian demi mencapai puncak Wayag. 

Tak hanya itu, perairan Wayag bisa berubah-ubah. Kadang gelap dan kadang terang tergantung pasang surutnya air. 

Lihat Dunia Lagi Bersama Traveloka

“Ya, emang Raja Ampat bagus sih. Tapi…memangnya kamu ada duit buat ke sana?” kata temanku ragu setelah melihat gambar pulau-pulau di Raja Ampat.

Yaelah. Sekarang mah, kalau mau liburan itu gampang tau’. Kan ada Traveloka. Banyak promo tiket pesawat sama hotelnya. Nggak perlu nunggu kaya dulu baru bisa liburan.”

Emang iya?” 

“Iya, dong. Apalagi sekarang itu, udah banyak fitur tambahannya yang memudahkan kita buat liburan tanpa mikirin biaya yang mahal.”

Sebagai pengguna setia aplikasi Traveloka, saya selalu mengandalkan aplikasi ini untuk mencari tiket pesawat, kereta, booking hotel untuk staycation, dan masih banyak lagi fitur-fitur lainnya. 

Tentu ini sangat berguna bagi mahasiswa perantau seperti saya. Setiap saya ingin pulang kampung ke Makassar dari Yogyakarta, Traveloka yang menjadi pilihan saya satu-satunya. Kenapa? Karena cari tiket pesawat yang gampang dan promo melimpah hanya di aplikasi ini. 

Traveloka sendiri sudah ada sejak 2012 dan berguna sebagai mesin pencari untuk membandingkan harga pesawat dari berbagai macam tempat lainnya. Pada tahun 2014 Traveloka  mengubah tempat respirasi tiket pesawat dimana pemakai bisa melayani di tempat resminya.

Sekarang aplikasi Traveloka sudah lebih dari 40 juta orang yang menggunakannya. Fungsinya bukan hanya untuk booking tiket pesawat atau hotel, tetapi kita juga bisa pesan makanan, beli paket data, bayar cicilan, bisa main game juga, dan lain-lain. 

Pengguna Traveloka per Januari 2022
40 Juta Orang

Berikut ini saya mau spill beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan di Aplikasi Traveloka, mulai dari pesawat, hotel, hingga bisa investasi emas juga. 

1. Dapat Tiket Pesawat Paling Murah

Kalau mau cari tiket pesawat paling murah, tidak usah jauh-jauh. Kamu tinggal download aplikasi Traveloka di Playstore atau App Store. Nah, saat kamu mau cari tiket pesawat, kamu langsung saja klik ikon pesawat di halaman pertama aplikasi.

Tahu tidak, kalau ada fitur di Traveloka yang namanya “Notifikasi Harga”. Fitur Notifikasi Harga dari Traveloka ini adalah fitur yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan harga termurah saat hendak membeli tiket pesawat.

Kamu bisa buat Notifikasi Harga sesuai dengan maskapai yang kamu inginkan dan tanggal keberangkatan yang kamu mau. Nantinya, Traveloka akan memberikan kamu Notifikasi Push saat ada harga termurah yang ditawarkan, sehingga kamu dapat pesan penerbangan di waktu yang tepat. Dengan begitu, kamu bisa #LihatDuniaLagi bersama Traveloka!

2. Check-in Hotel Lebih Mudah

Di Traveloka ada yang namanya fitur Online Check-in. Dengan fitur ini bisa memudahkan kamu check in secara online di aplikasi Traveloka tanpa perlu ke resepsionis lagi ketika sudah sampai di hotel pilihan kamu. Selain itu, kamu juga bisa booking hotel murah karena ada banyak diskon setiap harinya. 

 

3. Liburan Sekarang, Bayarnya Kemudian

Sekarang, Traveloka juga punya fitur paylater. Jadi, kalau belum punya budget, tapi pengen banget liburan, Traveloka PayLater solusinya. Ngomong-ngomong soal Traveloka Paylater, saya punya pengalaman tersendiri pakai fitur ini.

Jadi, beberapa bulan lalu menjelang hari Raya Idul Fitri, saya benar-benar galau, antara pulang ke Makassar bertemu keluarga atau berlebaran tanpa keluarga di Jogja. Waktu itu, saya mengecek harga tiket Jogja-Makassar memang lagi mahal banget. Dengan harga hampir 2 jutaan sekali jalan. 

Untungnya, saya pakai fitur Traveloka Paylater dan akhirnya bisa kumpul bareng keluarga lagi di Makassar. Dengan fitur ini, kamu bisa booking tiket pesawat hingga kamar hotel kapan saja, dan bayar belakangan dengan cicilan online atau kartu kredit online.

Tidak perlu khawatir mengenai sistem cicilan di Traveloka, karena sudah diawasi oleh OJK, jadi aman dan terpercaya. Kamu hanya perlu membayar cicilan tepat waktu ya. 

4. Gampang Pesan Makan Pas Lagi Lapar

Sebagai anak kosan yang suka mager banget kalau beli jajanan di luar, saya selalu mengandalkan Traveloka Eats. Selain banyak pilihan restoran dan menu, ada banyak promo yang bisa saya dapatkan saat pesan makanan lewat fitur ini. Dengan begitu, saya tidak perlu lagi keluar rumah untuk beli makanan. Tinggal duduk manis dan tunggu makanannya datang. Jadi, saya bisa menghemat waktu, tenaga, serta biaya.

5. Bisa Investasi Emas Mulai Harga Rp10.000

Banyak orang yang ragu buat investasi emas karena gajinya yang masih pas-pasan. Tapi, sekarang sudah tidak perlu ragu lagi, karena hanya dengan harga mulai dari Rp10.000,- saja, kamu sudah bisa investasi emas. Investasi emas di Traveloka cocok banget bagi investor pemula maupun berpengalaman yang ingin membangun portofolio investasi.

Kamu hanya perlu e-KTP, foto diri yang jelas, dan nomor ponsel yang aktif. Bekerjasama dengan Pegadaian, investasi emas di Traveloka terjamin dan tentunya aman. Kamu juga bisa mengatur dan menjual emas dengan mudah, karena Traveloka dapat transfer ke lebih dari 150 bank.

Masih banyak lagi fitur-fitur lainnya yang bisa kamu akses di aplikasi Traveloka, seperti tiket kereta, sewa kendaraan, dan juga bisa main games saat lagi gabut lewat fitur Reward Zone. Kamu bisa dapat Traveloka Points secara gratis hanya dengan bermain games setiap hari. Oh iya, bagi kamu si pengguna baru, Traveloka punya hadiah eksklusif. Kamu bisa klaim hadiah berupa ribuan Traveloka Points gratis dan mendapatkan diskon untuk berbagai produk Traveloka. Yuk ‘#LihatDuniaLagi dan bikin #StaycationJadi’ dengan Traveloka! Langsung meluncur ke Traveloka lewat link ini:  https://trv.lk/kompetisi-lihatdunialagi-bloggerperempuan.

dilabahar

I’m Dila Bahar. Working as a journalist, editor and freelance writer. Magister Communication Science at UGM.

Yuk, baca ini juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *