Review

Sukses Pendidikan dan Karir Bersama Asus Vivobook Pro 14 OLED (M3400)

Bagi saya, pendidikan dan karir harus bisa berjalan beriringan. Untuk mencapainya, yang saya perlukan hanya satu, yaitu perangkat yang mampu menunjang kebutuhanku, baik di bidang pendidikan maupun pekerjaanku sebagai jurnalis. Ialah Asus Vivobook Pro 14 OLED (M3400). Nah, dalam artikel ini, saya akan menceritakan pengalaman tentang pendidikan, kehidupan karir di bidang kepenulisan, hingga impian untuk memiliki laptop canggih.

Berawal dari Komputer Tua Milik Ayah

Menulis sudah menjadi hobi saya sejak masa sekolah. Di sebuah komputer tua milik Ayah, saya mulai menuliskan apa saja yang tiba-tiba terlintas dalam pikiran. Saya suka sekali mendengarkan cerita dan membaca novel. Hingga saya mencoba untuk menulis cerita sendiri. 

Melalui komputer tua itu, saya menghasilkan banyak cerita, mengikuti lomba menulis, hingga mencoba untuk mengirimkan naskah ke koran lokal. Tidak terhitung jumlahnya berapa kali naskahku ditolak. Namun, tidak sedikit pula yang diterima, berkat komputer tua milik Ayah. Di komputer itu pula, kami mendengarkan lagu-lagu lawas yang biasa Ayah putar yang disambungkan ke sound system kecilnya. Suara musik menggema memenuhi isi rumah kami. Mulai dari Ebiet G. Ade, Nikke Ardilla, hingga Iwan Fals. Cukup memutar lagu-lagu lawas ini, seketika wisata memori kembali ke masa-masa itu. 

Hingga pada akhirnya, saya duduk dibangku SMA, Ayah menghadiahiku sebuah notebook. Hadiah terbaik yang pernah saya terima saat itu. Saya bisa menulis kapanpun saya mau dan tentu tidak akan mengganggu pekerjaan Ayah lagi. Saat jenuh, saya bisa bermain game lewat notebook kecil itu, mengunduh lagu favorit, hingga menonton video K-pop yang lagi hype sesuka hati. Betapa senangnya memiliki notebook sendiri. Sejak saat itulah, saya mulai bergantung pada perangkat kecil itu. 

Unsplash.com

Dari Hobi Menjadi Profesi

Karena kecintaan saya pada dunia tulis menulis, saya lalu memutuskan mengambil jurusan Jurnalistik di UIN Makassar. Siapa sangka, keputusan yang saya ambil membawa saya menjadi seorang jurnalis. Ketika lulus sarjana di tahun 2017, saya lalu berkerja sebagai jurnalis di salah satu media cetak di Kota Makassar. Meski tidak lagi menulis cerita fiksi, namun menjadi jurnalis memungkinkan saya untuk menceritakan kehidupan orang lain melalui tulisan. 

Laptop yang diberikan Ayah tentu saja sudah rusak. Bagaimana tidak, selama bertahun-tahun laptop kecil itulah yang membantu mengerjakan tugas-tugas kuliah hingga menuliskan novel fiksi pertamaku. Kini, setelah lulus pun, saya masih tetap membutuhkannya. Tak berselang lama bekerja di media itu, hasil dari gaji bekerja sebagai jurnalis, saya gunakan untuk membayar cicilan laptop. Walaupun cicilan, tapi saya tetap bangga bisa membeli barang favorit hasil dari keringat sendiri. 

Bekerja sebagai jurnalis tentu saja ada yang menyenangkan dan ada pula yang menegangkan. Berbeda dengan pekerjaan kantoran yang mesti duduk nyaman di ruang ber-AC, seorang jurnalis mau tidak mau harus terjun ke lapangan. Tiap hari bertemu dengan orang baru, mewawancarai orang dari berbagai kalangan, dan tidak mengenal waktu. Menjelang sore, saya bersama teman-teman jurnalis lain berada di kedai kopi untuk membuka laptop dan menulis berita dengan tekanan deadline

Meski begitu, saya tetap menikmati pekerjaan yang saya geluti. Ya, setiap pekerjaan memang harus dinikmati agar kita bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Setahun menjadi jurnalis media cetak, akhirnya saya pindah ke media online. Lalu, beberapa tahun kemudian, memutuskan untuk lanjut kuliah dengan beasiswa.

Dokumen pribadi

Pada 2021 lalu, dengan penuh syukur, saya diterima sebagai awardee beasiswa Kominfo di Universitas Gadjah Mada. Saat ini saya berstatus sebagai seorang mahasiswa. Tentu saja setelah melalui banyak kegagalan-kegagalan. Perjalanan untuk mendapatkan beasiswa pun tidak mudah. Jatuh bangun dalam mengejar skor TOEFL hingga terbang ke kampung inggris agar bisa fokus belajar. 

Laptop masih menjadi senjata yang ampuh bagi saya untuk bekerja dari jarak jauh. Sebelum berangkat ke kampung inggris, atasan saya masih mengizinkan untuk tetap bekerja. Bukan lagi sebagai reporter lapangan, melainkan sebagai editor berita. Saya merasa beruntung sekali waktu itu. Saya menyadari betapa Tuhan memudahkan jalan orang-orang yang ingin berjuang menuntut ilmu. 

Impian Memiliki Laptop Canggih

Bagi seorang jurnalis, memiliki laptop yang canggih dan mumpuni adalah impian. Apalagi, di era teknologi yang semakin berkembang, jurnalis tidak hanya dituntut untuk bisa menulis saja tetapi juga menguasai skill di bidang teknologi informasi. Misalnya, membuat dan mengedit video, desain grafis, mengelola media sosial, dan lain sebagainya. 

Apabila tidak ditunjang dengan perangkat teknologi yang memiliki performa tinggi, pekerjaan tersebut tentu saja tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Seperti yang saya alami saat ini. Laptop yang saya gunakan sejak lulus kuliah, tidak lagi mampu untuk mempercepat pekerjaan saya. Baterai sudah tidak bertahan lama, mengharuskan di-charge tiap kali membukanya. Beberapa tombol keyboard tidak lagi berfungsi. Saat laptop sudah terlalu lama dipakai, layarnya tiba-tiba tidak merespons alias nge-lag. Apalagi saat melakukan zoom meeting untuk menghadiri kuliah online, butuh kesabaran ekstra agar aplikasinya dapat terbuka. 

Oleh karena itu, mengingat pentingnya kebutuhan laptop untuk pekerjaan dan kuliah, maka mulailah saya berpikir untuk mencari laptop yang benar-benar memiliki kinerja tinggi dan tahan lama. Jujur, butuh waktu lama untuk menemukan laptop impian yang sesuai dengan kebutuhanku. Hingga akhirnya, beberapa waktu lalu saya melihat sebuah peluncuran laptop baru. Ialah Laptop Asus Vivobook Pro 14 OLED (M3400).

Cukup lama saya merenung setelah memperhatikan spesifikasi laptop yang sungguh di luar ekspektasi. Dilihat dari bodinya yang tipis dan tampilannya yang menarik, membuat saya bertanya pada diri sendiri, “Akankah suatu saat saya bisa memilikinya?”

Inilah Laptop Impianku!

Meski memiliki performa yang canggih, harganya masih tetap terjangkau. Bahkan laptop ini salah satu yang paling murah dibanding laptop ASUS OLED lainnya. 

Ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan mengapa saya memilih Asus Vivobook Pro 14 OLED (M3400) sebagai laptop impian. Mulai dari segi spesifikasi, kebutuhan, fitur, hingga daya tahannya. Mari kita lihat apa saja keunggulan laptop canggih satu ini.

Spesifikasi & Performa

M3400 1-min

Dalam mengeluarkan produk terbarunya, saya melihat bahwa ASUS memang telah mengamati kebutuhan yang terjadi di masyarakat. Di mana orang-orang sudah terbiasa dengan work from anywhere, bukan hanya work from home dan work from office. Oleh karena itu, Asus Vivobook Pro 14 OLED (M3400) adalah solusinya. Berikut ini spesifikasi yang membuat saya makin yakin untuk memilikinya.   

Storage

Memiliki penyimpanan 512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD

Battery

Battery tahan lama karena berkapasitas 50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion. Tahan hingga 8 jam lebih.

Display

Memiliki ukuran layar 14-inch, berkualitas 2.8K dan resolusi 2880 x 1800 dengan refresh rate 90Hz menggunakan panel OLED

Operating System

Sudah ter-install Windows 11 Home. Sehingga tidak perlu lagi untuk melakukan instalasi sistem.

Memory

Dengan kapasitas memory 16GB DDR4, memiliki kecepatan hingga 4.4GHz

Connectivity

Wi-Fi 6 (802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5

Hadir dengan ditenagai AMD Rysen™ 5000 H-Series Mobile Processors yang memiliki full performance core untuk multitasking bahkan video editing. Selain powerful, prosesor ini memberikan daya baterai lebih awet sehingga produktivitas harian semakin maksimal. Dilengkapi juga dengan kartu grafis integrasi AMD Radeon yang memberikan performa gaming yang tanpa lag. Produktivitas harian dimanapun dan kapanpun jadi maksimal dengan performa prosesor dan kartu grafis dari AMD ini.

Desain Mewah dan Elegan

Yang menarik perhatian saya pada tampilan luar desain laptop ini, salah satunya pada logo bertekstur 3D yang terletak di sebelah kiri, lengkap dengan pola chevron anodized. Tak hanya mewah tampak dari luar, ketika melihat bagian dalamnya, saya dibuat terkagum-kagum dengan keyboard dan touchpad-nya yang ekspresif.

VIVOBOOK 3-min

Ringkas, Tipis, dan Ringan

Selama ini, saya kesulitan membawa laptop kemana-mana karena laptop saya cukup berat. Namun, Vivobook Pro 14 OLED (M3400) didesain dengan bobot hanya 1,4kg serta ketebalan bodi hanya 18,9mm. Sehingga sangat mudah untuk dibawa bepergian kemanapun. Dengan memilikinya, saya tidak perlu khawatir lagi membawa tas berat kamana-mana, terutama saat kuliah di kampus.

Keyboard dan Touchpad yang Nyaman

Sebagai penulis, kenyamanan dalam menulis adalah nomor satu.  Oleh karenanya, Vivobook Pro 14 OLED (M3400) memiliki touchpad dengan ukuran yang lebih luas serta keyboard ASUS ErgoSense. Dengan jarak tombol, kedalaman tekan, serta stabilitas yang telah dirancang khusus serta presisi, membuat penggunanya nyaman saat mengetik. Selain itu, yang paling menarik adalah  terdapat backlit atau lampu latar di bagian keyboardnya. Jadi, walaupun kita berada di ruangan yang gelap atau penerangannya kurang, kita masih tetap bisa menulis.  

Pilihan Warna Elegan

Vivobook Pro 14 OLED (M3400) ini memiliki dua pilihan warna yang menurut saya sudah sangat tepat, yaitu cosmos blue dan solar silver. Pemilihan warna ini membuatnya terlihat lebih mewah dan elegan. Ini akan  membuat kita percaya diri untuk membawanya kemana-mana. 

Gamut Warna Terbaik di Kelasnya

Salah satu hal yang penting dalam melihat kualitas laptop adalah gamut warnanya. Apalagi bagi yang bekerja sebagai desain grafis, mampu membuat desain kita tampak nyata di layar komputer. Warna yang tidak akurat juga bisa membuat orang salah menafsirkan warna. Apalagi saya yang sering sekali menggunakan laptop untuk berbelanja online. Dengan memastikan bahwa warna pilihan saya sudah sesuai, maka perlu penampilan warna gambar sebagaimana mestinya. 

Oleh karena itu, Layar ASUS OLED ini memiliki color gamut 100% DCI-P3. Artinya, layar ASUS OLED ini, mampu menampilkan semua warna pada ruang warna DCI-P3. Dimana cakupan warnanya lebih luas dari sRGB yang hingga saat ini masih dijadikan standar layar laptop. Tak hanya itu, DCI-P3 juga merupakan color gamut yang digunakan oleh industri perfilman karena memiliki cakupan warna yang sangat luas sehingga membuat detail dalam film dapat ditampilkan dengan sangat baik.

SmartSelect_20220926-102454_Chrome

Sertifikasi PANTONE Validated Display

Layar ASUS OLED bahkan telah mengantongi sertifikasi PANTONE Validated Display sehingga tingkat akurasi reproduksi warnanya tidak perlu diragukan lagi. Keunggulan lain yang ditawarkan oleh ASUS OLED adalah konsiten dalam menghadirkan kualitas visual.

SmartSelect_20220926-102515_Chrome

Mempertahankan Kualitas Visual dan Konsistensi Warna

Layar ASUS OLED dapat mempertahankan kualitas visualnya, termasuk tingkat akurasi dan reproduksi warna, meski layar disetel pada tingkat kecerahan yang rendah. Tidak tanggung-tanggung, pada tingkat kecerahan hanya 11% pun layar ASUS OLED dapat menampilkan kualitas visual yang sama seperti pada tingkat kecerahan 100%.

SmartSelect_20220926-102554_Chrome

DisplayHDR™ 600 True Black

Dengan kualitas warnanya yang hitam pekat, memungkinkan kita untuk melihat adegan film meski dalam suasana yang gelap. Dengan begitu, kita bisa menonton film tanpa terganggu sama sekali.

Radiasi Blue Light Lebih Rendah

Memang penggunaan komputer yang terlalu lama akan menyebabkan seseorang mengalami gangguan kesehatan pada mata. Tidak hanya membuat mata lelah, tetapi juga berdampak pada kualitas tidur. Kenapa? karena layar laptop dapat memancarkan radiasi berupa sinar biru atau blue light, yang membuat mata menjadi merah, berair, bahkan penglihatan terganggu. Saya sendiri mengalaminya. 

Berbeda dari laptop lainnya, laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED memancarkan 70% lebih sedikit sinar biru yang berbahaya tanpa mengurangi kualitas visualnya. Ini karena sifat bahan pencahayaan organik khusus dalam layar OLED. ASUS OLED juga telah dilengkapi dengan teknologi anti-flicker yang dapat membuat mata tidak mudah lelah, serta telah mengantongi sertifikasi dari TÜV Rheinland untuk teknologi anti-flicker dan low blue light. 

Konektivitas ASUS WiFi Master

Konektivitas Wifi telah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pekerja maupun pelajar. Apalagi di era digital di mana pekerjaan hampir setiap hari berhubungan dengan internet. Seperti mengirim email, zoom meeting, mengumpulkan tugas di google classroom, hingga bermain game atau media sosial. 

Tidak heran apabila laptop masa kini menghadirkan kecepatan jaringan yang super cepat. Seperti Vivobook Pro 14 OLED yang dilengkapi dengan WiFi 6 (802.11ax). Dengan teknologi ASUS WiFi Master ekslusif ini, ASUS WiFi SmartConnect yang secara otomatis memilih sumber WiFi terbaik agar mendapatkan sinyal yang lancar. 

Keunggulan WiFi 6

Dibandingkan dengan WiFi 5 (802.11ac), WiFi 6, mampu mencapai 1,25 kali lebih cepat. Tidak lagi ada lag dan latency yang mungkin terjadi. Sehingga kita dapat melakukan aktivitas online tanpa terkendala koneksi. 

Teknologi WiFi 6 ini menyediakan kapasitas jaringan hingga 4X lebih besar, sehingga dapat menurunkan latensi pada saat pengguna WiFi membeludak. Sementara WiFi 5 (802.11ac) hanya dapat menanganai satu perangkat pada satu waktu di setiap saluran jaringan. 

Jangan khawatir apabila jaringan nirkabel lainnya tumpang tindih dengan jaringan yang kita pakai. Router WiFi 6 dapat langsung mengidentifikasi dan mengatasi gangguan tersebut.  

WiFi 6 cocok untuk semua perangkat WiFi standar. Sehingga, kita tidak perlu khawatir untuk memperoleh jaringan di mana pun kita berada. 

Audio Berkualitas

Sertifikasi Harman Kardon

AI Noise Cancelling

- ClearVoice Speaker
- ClearVoice Mic
- Multi-Presenter

Sebagai penikmat musik dan film, saya selalu mementingkan kualitas suara dan audio di laptop. Bagi saya, audio yang jernih dapat memberikan pengalaman seru layaknya sedang berada di dalam bioskop. Kita seperti terhanyut ke dalam musik ataupun film yang sedang kita tonton. Ternyata, Laptop Vivobook Pro 14 OLED ini memenuhi apa yang saya inginkan. Laptop ini memiliki audio yang bersertifikat Harman Kardon, yang selama 69 tahun telah menjadi produsen terkemuka di dunia untuk produk audio hi-fi.

Tak hanya itu, teknologi AI Noise Cancelling yang dimiliki laptop ini melengkapi keunggulannya dari segi suara.  Terdapat tiga fitur dari teknologi ini. Pertama, fitur ClearVoice Mic yang ada dapat meredam suara bising di sekitar pengguna. Sehingga, saat kita sedang melakukan online meeting, suara dari seberang masih terdengar jelas walaupun kondisi di ruangan kita begitu ramai. Ini sangat cocok bagi saya yang suka menulis di cafe atau coffeshop. Terkadang, kita tidak bisa mengontrol suara-suara di sekitar kita. Namun, dengan fitur ClearVoice Speaker, dapat menyaring semua kebisingan di sekitar selain ucapan manusia. Selain itu, fitur Multi-Presenter, dapat menyaring kebisingan sekitar sambil mengidentifikasi beberapa suara dari berbagai arah dan jarak, serta menormalkan suara dengan menyesuaikan semua suara ke tingkat volume yang sama. 

Fitur Keamanan yang Tinggi

Di tengah maraknya kasus cybercrime seperti malware, kita tentu membutuhkan perangkat teknologi yang memiliki fitur keamanan tinggi. Kejahatan malware memungkinkan peretas masuk ke dalam sistem di komputer kita untuk mengakses data-data dan merusak software di dalamnya. Vivobook Pro 14 OLED sendiri punya fitur keamanan yang mampu melindungi penggunanya dari ancaman tersebut.

Webcam Shield

Kehadiran webcam pada komputer atau laptop, diketahui dapat memberi jalan para peretas untuk mengamati keseharian kita. Begitu mereka sudah cukup lama mengamati, kemungkinan mereka akan menggunakan video yang mereka peroleh untuk melakukan pemerasan. Oleh karena itu, Vivobook Pro 14 OLED memiliki sebuah fitur webcam lengkap dengan perlindungan privasinya. Seperti pada gambar di samping, kita bisa lihat ada shield penutup. Sehingga kita langsung menutup webcam jika sudah tidak dipakai

Fingerprint Sensor

Lebih menariknya lagi,  Vivobook Pro 14 OLED ini memiliki fitur fingerprint sensor atau sensor sidik jari yang memudahkan kita untuk masuk tanpa perlu mengetikkan kata sandi lagi. Benar-benar praktis. Hanya dengan satu sentuhan pada tombol daya, secara otomatis, laptop akan menyala. 

Sistem Pendingin Otomatis

Ketika terlalu lama dipakai, laptop akan panas serta mengalami sistem kerja yang lambat alias lemot. Biasanya, kalau laptop kita sudah tua dan belum memiliki sistem canggih, akan rentan mengalami masalah. Sebagai seseorang yang bekerja terus menerus di depan laptop, saya butuh perangkat yang bisa tahan lama bahkan setelah dipakai seharian. 

Nah, Vivobook Pro 14 OLED ini punya solusinya. Laptop keluaran terbaru dari ASUS ini punya teknologi yang namanya ASUS IceCool Plus. Di mana merupakan sebuah sistem pendingin berkipas ganda yang sangat praktis dan efisien. Meskipun tipis dan ringan, desain pendingin ini tetap mampu memaksimalkan kinerjanya dengan memastikan laptop tetap dingin walau dipakai berjam-jam. Kita juga bisa memilih kecepatan kipas yang dapat diatur di MyAsus dengan 3 pilihan mode yaitu, Standard ModeWhisper Mode, dan Performace Mode.

Dual-fan Cooling System

Pendingin berkipas ganda untuk menjaga agar komponen dari laptop tetap beroperasi pada suhu yang nyaman.

IceCool Plus Thermal Technology

Daya pendingin maksimal yang dirancang sedemikian rupa untuk mengimbangi peningkatan suhu.

Konektor USB Lengkap

Laptop ASUS Vivobook Pro 14 OLED (M3400) sangat mudah disambungkan dengan perangkat manapun. Seperti tampak pada gambar di atas terdapat port I/O penuh, salah satunya mencakup port USB 3.2 Gen 2 Type-A yang memiliki kecepatan hingga 10Gbps. Kemudian dilengkapi dengan port USB 2.0, port HDMI, audio combo jack, dan Micro SD Card Reader. Dengan begitu, kita dapat lebih mudah menghubungkan periferal, layar, atau proyektor terbaru.

USB 2.0

Micro SD Card Reader

3,5 MM Audio Combo Jack

USB 3.2 Gen 2 Type-A

HDMI

Laptop Multitasking

Vivobook Pro 14 15 OLED_M3401_M3500_Scenario photo_11-min (1)

Pada perangkat laptop, multitasking yang dimaksud adalah ketika kita membuka dua atau lebih software secara bersamaan. Hal ini untuk mengefisienkan waktu ketika kita sedang mengerjakan sesuatu. Seperti yang saya lakukan saat menulis blog atau tesis. 

Misalnya, di satu sisi saya mengetik di Microsoft Word, pada saat yang sama, saya membuka browser untuk mencari referensi di internet. Sebagai hiburan, saya juga biasanya menggunakan pemutar musik untuk mendengarkan musik sambil menulis. Apalagi jika ditambah dengan bermain game atau menonton film sebagai distraksi. 

Laptop dengan RAM berkapasitas rendah tentu akan sulit melakukan multitasking. Jika tetap dilakukan, akan mengakibatkan laptop menjadi lambat dan tidak merespons. Berbeda dengan Vivobook Pro 14 OLED ini. Dengan kapasitas RAM 512GB tentu tidak akan kesulitan membuka banyak software dalam satu waktu.

Meski bukan laptop gaming, Vivobook Pro 14 OLED memiliki 90Hz refresh rate. Sangat jelas dari segi kualitas layar memang sudah tidak diragukan lagi. Selain itu, ASUS juga memberikan prosesor berperforma tinggi yang dirancang menggunakan arsitektur Zen3 melalui pemrosesan 7nm, sehingga memungkinkan Vivobook Pro 14 OLED (M3400) tidak hanya memiliki performa komputasi yang sangat andal tetapi juga dapat hadir dengan daya tahan baterai yang lama.

Lantas, Mau Digunakan untuk Apa Saja?

Jika diberi kesempatan untuk memiliki Vivobook Pro 14 OLED ini, saya punya banyak hal yang harus dilakukan. Baik itu melanjutkan apa yang tengah saya kerjakan, maupun aktivitas yang sempat terhenti karena laptop yang tidak mumpuni. 

1. Menulis Tesis

Sebagai mahasiswa tingkat akhir, hal utama yang saya lakukan adalah menulis karya akhir yang akan menentukan kelulusan saya di universitas. Saat ini saya tengah menunggu keputusan dari program studi mengenai dosen yang akan membimbing tesis saya nanti. Harapan saya ketika memiliki laptop Asus Vivobook Pro 14 OLED ini, saya dapat mengerjakan penelitian saya tanpa hambatan. Mengingat laptop saya saat ini sungguh sulit diajak kompromi. Sementara, saya membutuhkan banyak waktu di depan laptop. Mencari referensi jurnal yang ratusan jumlahnya. Tentu tidak sanggup untuk bekerja multitasking. 

2. Editing Berita

Di samping menulis tesis, saya juga berkewajiban untuk mengedit berita. Karena saya bekerja di media online, aktivitas editing memang cukup padat. Selain itu, editor juga dituntut untuk mengikuti perkembangan berita yang ada, baik di media sosial maupun di media massa. Oleh karenanya, laptop saya harus bekerja lebih ekstra untuk membuka lebih banyak situs berita. Bayangkan, betapa beratnya aktivitas laptop saya yang data-datanya sudah hampir memenuhi storage.

3. Editing Video YouTube

Selain menjalani aktivitas sebagai blogger, kurang lebih setahun lalu, saya sempat aktif sebagai youtuber. Namun, terhenti karena kesibukan saya kuliah dan bekerja. Namun, saya berencana untuk melanjutkan aktivitas saya sebagai content creator youtube lagi setelah lulus kuliah. Sejujurnya, saya juga sempat kesal ketika dalam proses editing video youtube. Disebabkan oleh laptop saya yang sering nge-lag dan mati tiba-tiba, padahal belum sempat melakukan rendering video. Bagi siapapun yang pernah mengalaminya, pasti merasakan hal yang sama. Ingin rasanya membanting laptop saking kesalnya. 

4. Membuat Desain Gambar

Untuk mempercantik halaman blog, saya selalu mengandalkan desain gambar agar tulisan tidak terlalu menoton. Desain gambar sendiri juga berguna bagi blogger agar terhindar dari plagiasi. Membuat desain pasti memerlukan aplikasi yang menyediakan berbagai macam fitur yang membantu dalam melengkapi desain kita. Tentu saja, kapasitas laptop harus benar-benar mampu untuk menampung aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan. 

Asus Vivobook Pro 14 OLED (M3400)

Spesifikasi Lengkap

AMD Ryzen™ 7 5800H Mobile Processor (8-core/16-thread, 20MB cache, up to 4.4 GHz max boost) 

Windows 11 Home 

16GB DDR4

8GB DDR4

512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 SSD 

14-inch, 2.8K (2880 x 1800) 16:10, ASUS OLED, 90Hz 0.2ms, 600nits, DCI-P3 100%, Pantone Validated, VESA HDR True Black 

AMD Radeon™ Graphics 

1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, 2x USB 2.0 Type-A, 1x HDMI 1.4, 1x 3.5mm Combo Audio Jack, Micro SD card reader 

Wi-Fi 6 (802.11ax) (Dual band) 2*2 + Bluetooth 5 

720p HD camera with privacy shutter

Smart Amp Technology, Built-in speaker, Built-in array microphone, harman/kardon certified audio 

50WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion 

31.58 x 22.63 x 1.89 ~ 1.92 cm 

1.4 Kg 

Solar Silver dan Cosmos Blue

Rp11.299.000 (Ryzen 5 / 8GB RAM / 512GB SSD)

Rp11.799.000 (Ryzen 5 / 16GB RAM / 512GB SSD)

Rp12.799.000 (Ryzen 7 / 16GB RAM / 512GB SSD)

2 tahun garansi global dan 1 tahun ASUS VIP Perfect Warranty

Penutup

Dari perjalanan saya menggeluti profesi sebagai jurnalis dan aktif pula di bidang akademik, saya belajar bahwa proses yang kita jalani tidak ada yang sia-sia. Ketika kita berhenti melangkah, maka impian kita berhenti sampai di situ juga. Kita dituntut untuk belajar mengelola waktu agar bisa efisien dalam melakukan aktivitas. Dengan aktivitas menulis yang padat, setiap hari saya selalu berhadapan dengan laptop. Boleh dibilang, hidup saya bergantung pada perangkat teknologi satu ini. Tempat saya mengerjakan tesis, menulis blog, menulis artikel, dan mengedit berita reporter.

Oleh karenanya, untuk menunjang aktivitas-aktivitas tersebut, saya punya preferensi laptop canggih yang bisa mencakup semua kebutuhan saya. Ialah Asus Vivobook Pro 14 OLED (M3400). Laptop ini sudah melalui uji keandalan dan daya tahan, sehingga tidak diragukan lagi. Apalagi jika dilihat dari segi desain yang mewah dan elegan. Selain itu, bentuknya yang tipis dan ringkas, memudahkan kita untuk membawanya kemanapun. Tapi, tentang Vivobook Pro 14 OLED (M3400), pertanyaan saya tetap sama, “akankah suatu saat saya bisa memilikinya?”

https://www.asus.com/id/Laptops/For-Home/Vivobook/Vivobook-Pro-14-OLED-M3400/

www.asus.com

www.unsplash.com

Video YouTube DroidLime- Laptop OLED makin murah | Vivobook Pro 14 OLED Indonesia

dilabahar

I’m Dila Bahar. Working as a journalist, editor and freelance writer. Magister Communication Science at UGM.

Yuk, baca ini juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *