Uncategorized

Garap Novel Baru

Saya bukanlah penulis hebat seperti yang ada dibayangan kawan-kawan. Sejujurnya, saya masih amatir, masih sangat baru di dunia kepenulisan utamanya dalam menulis novel. Terakhir, saya menulis novel pertama di tahun 2015 yang diterbitkan secara indie. Membacanya kembali, saya malu sendiri, kok ada ya cerita seburuk ini dijadikan sebagai novel. Saya rasanya ingin merevisinya habis-habisan!

Sejak 2016 hingga akhir 2017, karena kesibukan kuliah dan pekerjaan lainnya, membuat saya vakum menulis novel. Hingga akhirnya seseorang memotivasi saya untuk kembali melanjutkan kebiasaan lama. Sebenarnya, ide untuk melahirkan novel kedua itu sudah ada sejak novel pertama diterbitkan asal-asalan. Tapi, baru tahun ini benar-benar menemukan cerita yang pas dan menerbitkannya melalui aplikasi digital yang bernama wattpad secara berkala.

Jadi, setiap ada kesempatan, saya menerbitkan setiap BAB-nya ke Wattpad agar mendapat respons pembaca. Karena berdasar pengalaman sebelumnya, barangkali karena tidak didasari oleh berbagai macam perspektif untuk membuat ceritanya menjadi lebih baik, sehingga hasilnya pun kurang memuaskan.

Sedikit tentang gambaran cerita. Barangkali, sudah ada yang pernah membaca sebagian part dalam cerita ini. Judul sementara kuberi nama “Memulangkan Kenangan”. Jadi sebenarnya, novel ini menggabungkan beberapa elemen. Ada kisah cinta, drama, investigasi dan juga sedikit pengetahuan psikologi.

Sebenarnya novel ini ingin kubawa ke arah mencari sesungguhnya apa sih arti cinta dari seorang seperti Ara, yang memiliki sikap dingin, egois dan tidak peduli dengan perhatian dan kasih sayang orang lain terhadap dirinya.

Dia akhirnya kehilangan cinta pertamanya karena keegoisan yang lebih berkuasa di atas segalanya. Lalu, dia harus kehilangan pekerjaannya hanya karena keinginannya untuk membuktikan bahwa dia bisa melakukan hal itu.

Jadi, the meaning of ‘love’ di sini sangat luas. Bukan hanya kepada lawan jenis, tetapi juga terhadap pekerjaan dan juga cinta terhadap diri sendiri.

Lalu, muncullah sosok Ken, seorang lelaki berdarah campuran Jepang-Indonesia, yang berhasil membuat Ara mendapatkan sedikit demi sedikit, tahap demi tahap bukan hanya tentang makna dari cinta itu sendiri, melainkan jati dirinya sendiri.

Dan pada akhirnya, ia menyadari bahwa apa yang selama ini berusaha dikejar, ambisi-ambisinya dalam mengejar sesuatu itu, tidak ada bandingannya dengan apa yang disebut sebagai ‘the power of love’. Ia menyadari bahwa cinta itu tidak didasari oleh ambisi, namun cinta itu adalah belajar mengikhlaskan atau belajar merelakan sesuatu.

Tak hanya kisah cinta yang rumit. Si Ara ini memiliki tugas untuk menuntaskan sebuah kasus.  Ara yang berprofesi sebagai jurnalis akan melewati tantangan di mana ia akan belajar bahwa ternyata menjalani kehidupan itu tidak melulu harus berhasil.

Di sisi lain, saya juga ingin menonjolkan betapa pentingnya etika-etika di dalam melakukan tugas-tugas jurnalistik. Bagaimana sebenarnya media itu bekerja, mereka bekerja untuk siapa, untuk khalayak kah, atau untuk kepentingan si pemilik modal.

Nah, kemudian dari segi latar. Kebetulan, latar yang saya ambil adalah Jepang dengan tiga kota yang berbeda. Pertama, di Tokyo, kedua, di Kyoto dan ketiga di Ouchijuku. Mengapa saya mengambil Jepang sebagai latar tempat, selama ini saya memang terobsesi ingin ke Jepang. Ya, barangkali dengan memasukkan latar Jepang ke dalam cerita suatu saat saya bisa ke Jepang beneran, kan?

Tentu, tidak begitu mudah menggambarkan suasana kota Tokyo dengan khayalan saja. Saya melakukan riset diinternet, dan juga akan wawancara dengan beberapa teman yang saat ini sedang berada di Jepang atau pernah ke Jepang.

Jadi, wawancaranya itu akan kompleks. Mulai bagaimana suasana Jepang saat musim hujan, musim salju, musim panas, bagaimana warna airnya, warna saljunya, bagaimana kafe di sana, karena kan saya juga menggambarkan seorang barista sekaligus pemilik kafe di Jepang. Jadi setidaknya ada gambaran secara detail tentang cafe-cafe yang ada di Jepang.

Nah, bagi kawan-kawan yang penasaran akan ceritanya, silahkan buka link di bawah ini, dan jangan lupa di follow, sebab kalian akan mendapatkan notifikasi terkait postingan terbaru saya di Wattpad.

Novel Kedua, Memulangkan Kenangan

dilabahar

I’m Dila Bahar. Working as a journalist, editor and freelance writer. Magister Communication Science at UGM.

Yuk, baca ini juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *