Uncategorized

Keputusan Cepat Membawa Petaka

Memutuskan untuk tetap bersamanya adalah hal yang absurd. Memutuskan untuk pergi darinya pun rasanya sangat sulit. Ini yang membuat kita kadang dilema. Tapi saya tidak pernah bermain-main soal perasaan. Dan perasaan bukan untuk dipermainkan.

Memutuskan sesuatu adalah perkara yang sulit. Setelah kejadian yang saya alami belakangan ini, saya menilai bahwa keputusan yang terlalu cepat akan membawa petaka. Bisa membuat orang lain menjadi kecewa, sakit hati, pergi, atau bahkan mati, barangkali. Kita selalu dihadapkan dua pilihan, antara ya atau tidak. Dan pilihan itu tentu ada di tangan kita. Salah sedikit, kemungkinan besar akan datang malapetaka.

Ketika kita kemudian harus memilih perihal sesuatu yang sangat rumit, yang masing-masing akan menanggung resiko besar, maka keputusan tidak harus ditetapkan saat itu juga. Sebelum memutuskan sesuatu tentu saya berpikir panjang, seribu kali. Hanya jika keputusan tidak tepat, lalu dibatalkan, itu karena keputusan belum matang.

Mempertimbangkan sesuatu, apabila kau sedang berpikir baik dan buruknya. Jika mudharatnya lebih besar daripada manfaatnya, maka tentu kau pasti akan menolaknya. Sebaliknya, jika manfaatnya lebih besar daripada mudharatnya, kau pasti akan menerima.

Maka, berpikirlah dengan matang dan putuskanlah dengan bijak.

Gowa|24/07/2017|19:46 WITA

dilabahar

I’m Dila Bahar. Working as a journalist, editor and freelance writer. Magister Communication Science at UGM.

Yuk, baca ini juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *