Article

5 Peristiwa Berdarah yang Terjadi pada 14 Februari

Tidak hanya identik dengan kematian St. Valentine seorang Pendeta yang dipenggal kepalanya, juga 14 Februari ini merupakan hari dimana banyak orang-orang tewas terbunuh. Berikut ini lima peristiwa berdarah yang terjadi pada 14 Februari yang saya rangkum dari berbagai sumber.

 

1779 : Kapten James Cook Dibunuh Penduduk Hawaii

 

Tahu tidak penemu Kepulauan Hawaii yang indah itu? Ya, dialah Kapten James Cook, seorang Kapten Angkatan Laut Kerajaan, penjelajah navigator asal inggris, dan  juga pembuat peta. Namun sayang, pada tanggal 14 Februari kemalangan menyertainya. Ia dibunuh oleh penduduk pribumi di Kealakekua Bay, Hawaii. Waktu itu, ketika kunjungannya ke Kealakekua, beberapa penduduk Hawai yang terpesona oleh kapal-kapal Eropa itu mengambil salah satu perahu kecil Cook. Seperti halnya di pulau Tahiti dan pulau-pulau lain, Cook akan mengambil sandera sampai barang curian dikembalikan. Ia mencoba untuk mengambil Raja Hawaii, Kalaniopuu sebagai sandera. Akan tetapi penduduk Pribumi Hawaii mencegah hal itu, dan anak buah Cook harus mundur ke pantai. Saat Cook berbalik untuk membantu meluncurkan perahu, ia dipukul oleh penduduk desa dan kemudian ditikam sampai mati. Menurut cerita orang-orang Hawaii, ia dibunuh oleh seorang kepala suku bernama Kalanimanokahoowaha. Siapa sangka Kepulauan Hawaii menjadi akhir penemuan dalam hidupnya.

 

Kapten James Cook

1945: Hari Peristiwa Pemberontakan PETA

 

14 Februari memiliki arti penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pasalnya, tepat 72 tahun yang lalu terjadi peristiwa Pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Kota Blitar yang dipimpin oleh Shodancho Supriyadi. Pemberontakan ini merupakan salah satu perlawanan terhadap tentara kekaisaran Jepang yang menguasai Indonesia saat itu. Dinihari 14 Februari 1945 meletuslah tembakan mortir dan peluru dari asrama Tentara PETA di Blitar dan pengibaran bendera Merah Putih tepat diseberang asrama PETA. Dari Tentara dan Komandan yang memberontak, Shodancho Supriyadi hilang dan tidak pernah diketahui jejaknya. Sedangkan komandan yang lain dijatuhi hukuman mati yaitu dipenggal kepalanya di daerah Ancol, dan ada pula yang mendapat hukuman penjara.

 

Peristiwa Pemberontakan PETA

 

1929 : Pembantaian Paling Keji di Dunia Gengster

 

Tepat 14 Februari 1929 terjadi peristiwa pembantaian paling keji di dunia gengster. Saat itu, di chicago ada dua gang yang bermusuhan. Antara gang westside (gangster italia) yang dipimpin oleh Al-Capone dengan gang Northside (gangster Irlandia) yang dipimpin Bugsy Moran. Permusuhan mereka sudah 5 tahun lamanya. Setiap gang selalu bentrok, mencaplok daerah kekuasaan, dan saling bunuh membunuh. Akhirnya timbul rencana Al-Capone untuk “membunuh lalat dalam sekali tepuk” yaitu saat hari valentine, 14 Februari 1929. Target utama, siapa lagi kalau bukan pemimpin gangster irlandia, Bugsy Moran.

 

Pada suatu malam valentine, ada seorang yang menawarkan miras curian dengan harga murah, tentu saja itu hanya umpan. Para gangster lalu tertarik dan pergi ke gudang miras. Saat orang yang diduga Bugsu Moran datang ke gudang itu, lalu datang kelompok berpakaian polisi menggrebek sebuah gedung miras ilegal tersebut. Mereka melucuti senjata para gengster tersebut agar tidak terjadi perlawanan. Namun ternyata polisi itu adalah pasukan pembunuh, mereka menembak 6 gangster hingga tewas dan seekor anjing. Belakangan diketahui bahwa mereka salah orang, yang diduga Bugsy Moran rupanya anak buahnya Bugsy Moran yang hanya mirip dengannya.

 

Al-Capone yang lolos dari jerat hukum akibat penyelundupan minuman keras, akhirnya ditembak pasukan pembunuh Bugsy Moran setelah mendapat kartu ucapan perayaan valentine yang berisi cacian. Wah, kayak di film-film ya…

 

Pembantaian Gangster di Gudang Miras

 

1349 : Ratusan Warga Yahudi Dibakar Sampai Mati

 

14 Februari merupakan hari duka bagi orang-orang Yahudi. Ribuan warga Yahudi Strasbourg, di Alsace, ditangkapi dan digantung, dibakar sampai mati oleh orang-orang Kristen. Sisanya, penduduk Yahudi diusir dari Kota. Jauh lebih mengerikan jika dibandingkan insiden gangster di Chicago. Alasan pembantaian itu dikarenakan desas-desus yang beredar bahwa orang-orang Yahudi adalah dalang dari penyebaran wabah Black Death (Kematian Hitam) yang melanda seluruh Eropa pada 1348-1350 hingga menewaskan duapertiga dari penduduk benua itu. Mereka dituduh mencemari sumur tempat orang Kristen mengambil air minum. Benar-benar bikin merinding!

 

Pembakaran ribuan warga Yahudi.

 

 

1942 : Pertempuran Pasir Panjang di Singapura

 

Pertempuran Pasir Panjang yang terjadi di Singapura merupakan salah satu pertempuran paling berdarah antara 1.400 tentara resimen Melayu melawan 13 ribu tentara Jepang. Pertempuran ini dimulai setelah bergeraknya pasukan Tentara Kekaisaran Jepang menuju Pasir Panjang selama Perang Dunia II. Pihak resimen Melayu kehilangan 159 jiwa. Enam dari mereka perwira Inggris, tujuh perwira Melayu, 146 pangkat lainnya dan sejumlah besar korban terluka yang tidak bisa dipastikan jumlahnya. Dalam pertempuran itu resimen Melayu dipimpin Letnan Adnan Saidi yang pada akhirnya gugur di medan Pertempuran.

 

Replika resimen Melayu pada pertempuran pasir panjang.

 

dilabahar

I’m Dila Bahar. Working as a journalist, editor and freelance writer. Magister Communication Science at UGM.

Yuk, baca ini juga!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *